Pleasure Seekers menyampaikan makna spesifik lagu baru: Vena seperti gambaran hidup yang berakhir sebelum waktunya. Singkat dan tidak memberikan kesempatan pendengar beresolusi.
Lagu baru yang kolaborasi dengan Stefanie Cindy itu pendek. Hanya tiga menit dua detik—merujuk ke Youtube Musik tetapi cukup membawa ketegangan dan sisi emosional yang dalam. Stefanie Cindy tidak hadir sebagai pelapis suara melainkan detonator.
Buat saya, Vena ‘dibunuh’ ketika pendengar mulai menemukan sisi emosional lagu ini. Tampaknya sengaja. Mungkin untuk meninggalkan kesan dalam. Mungkin juga, demi meningkatkan replay value. Ketidaksempurnaannya bikin pendengar merasa kurang dan cenderung memutar ulang Vena untuk memuasan hasrat sampai mereka merasa cukup.
Untuk proses produksi, seluruh instrumen dan perekaman vokal dilakukan di Satrio Piningit Studio. Proses mixing dan mastering ditangani Sasi Kirono, gitaris Smarai. Sementara video klip akan disutradarai Bagoes Kresnawan, drummer Smarai bersama rumah produksi Gelora Abadi Sentosa (GAS.ID).
Video klip Vena juga mendapat dukungan penuh dari Starcross. Meski format audionya sudah mengudara di gerai-gerai musik digital, video klip rencananya akan dirilis Pleasure Seekers 17 Juli 2026.









Leave a Reply