Program Bintang Muda Lokananta (BML) season 2 telah melewati puncaknya usai menghelat release party album kompilasi Sabtu (27/6/2026) malam di Lokananta. Pertunjukan itu sebenarnya bukan akhir bagi para finalis, sebab, jalan mereka di industri musik Indonesia masih sangat panjang.
Para finalis; Drewgon, BaverlyLine, Tuan Sendiri, Gardenia, dan Barmy Blokes melewati setiap prosesnya dengan baik. Mereka tidak hanya mendapat respon positif dari para pejabat yang hadir: Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero) Agus Widjaja, Direktur Utama PPA, M. Teguh Wirahadikusumah tetapi juga para penonton dan penikmat musik yang membaur dalam showcase.
Selain menjadi momentum peluncuran album Bintang Muda Lokananta Vol. 2 bersama Rebellion Rose dan The Melting Minds, showcase juga menjadi titik tolak ekspansi pasar bagi para finalis. Dalam rilisan pers, pihak Lokananta membeberkan showcase kemarin turt menandai dimulainya rangkaian tur promosi ke beberapa kota.

“Rilisan digital dan kaset ini bukan sekadar dokumentasi program, namun penanda bahwa Lokananta Records terus bergerak sebagai rumah arsip, ruang temu, sekaligus panggung tumbuh bagi generasi baru musik Indonesia,” jelas Wendi Putranto selaku CEO Lokananta sekaligus inisiator Bintang Muda Lokananta (BML).
Dalam rilisan pers mereka, pihak Lokananta menulis bahwa program BML dirancang lebih dari sekadar ajang pencarian bakat. Program itu merupakan ekosistem pembinaan komprehensif yang menghubungkan proses seleksi, edukasi industri, produksi karya, hingga strategi distribusi komersial.
Perjalanan dimulai dari pendaftaran online yang menjaring ratusan peserta dari Indonesia Barat sampai Timur, lalu melalui proses kurasi ketat hingga tersaring 12 besar sampai lima finalis. Para finalis ini mendapatkan pendampingan profesional melalui sesi mentoring bersama praktisi musik profesional lalu merekam karya orisinal di fasilitas bersejarah Studio Lokananta.








Leave a Reply