92 Moto Art Kultour: Setiap Hal Punya Riwayat, Punya Tempat

92 Moto Art Kultour: Setiap Hal Punya Riwayat, Punya Tempat

11 seniman. 11 karya. 11 interpretasi.

11 seniman. 11 karya. 11 interpretasi.

Dalam 92 Moto Art Kultour, 11 seniman yang berpameran berangkat dari kemungkinan yang berbeda-beda. Ada yang menerjemahkan ide di atas kanvas dan akrilik. Ada yang membongkar nilai-nilai lalu merakitnya menjadi instalasi.

Bagian motor atau mobil yang barangkali telah kehilangan fungsinya dipertemukan lagi dengan imajinasi manusia. Bukan untuk mengantarkan seseorang ke titik demi titik dalam peta geografi melainkan menggiring pengunjung pameran memikirkan ke mana sebenarnya peradaban ini berjalan.

Sebelas seniman dalam pameran yang menandai kelahiran 92 Gasss dan produk kebudayannya itu seperti mengajak kita melihat ulang bahwa setiap benda punya riwayat. Setiap riwayat punya tempat.

Pameran itu juga bisa dimaknai sebagai kelahiran kedua. Bahwa rupa memberi semua benda yang tampak sudah selesai itu nyawa baru. Sebab tidak semua perjalanan harus berakhir di garasi rumah atau terminal. Sebagian bisa berlanjut di ruang-ruang baru yang membuat hati dan mata orang-orang bersedia melihat lebih jauh.

92 Moto Art Kultour pada akhirnya bukan sekadar pertemuan otomotif dan seni rupa. Pameran itu adalah percakapan tentang kebebasan dan keberanian memandang dunia dari bawah menara.