Owen Summer dan Your Favorite Silly Love Songs

Owen Summer dan Your Favorite Silly Love Songs

Owen Summer punya lagu yang bisa jadi teman perjalanan pendengar saat menjemput matahari.

Owen Summer punya lagu yang bisa jadi teman perjalanan pendengar saat menjemput matahari.

Enam tahun lalu, Owen Summer mengemas saksofonnya, menutup rapat lembaran partitur, lalu melangkah pergi. Mimpi di dunia musik dia tepikan, karena bertahan hidup jauh lebih penting di tengah virus yang mengancam, di antara kebijakan konyol. Sekarang dia datang lagi, bukan sebagai musikus yang meliukan suara di tengah groove tetapi menjadi solois yang menaruh kisahnya sendiri dalam lagu.

“Lagu Coconut Girl lahir dari perjalanan pribadi. Setelah hampir lima tahun menjalani rutinitas pekerjaan kantoran dari pukul 9 pagi hingga 5 sore, saya mulai merindukan sisi kreatif yang sempat tertunda,” kata Owen.

Single perdananya terkesan cerah. Kata ‘coconut’ sendiri dipilih untuk menganalogikan musim panas. Barangkali yang ringan seperti di area sekitar pantai. Bantul, mungkin. Fondasi aransemennya R&B. Owen bilang lagu ini mungkin cocok menemani perjalanan pendengar yang mau menjemput matahari di pantai.

“Saya  ingin menghadirkan musik yang dapat menjadi teman bagi siapa saja yang sedang jatuh cinta, mengenang kenangan indah, atau sekadar menikmati hidup dengan lebih santai,” sambungnya.

Lagu ini hanya permulaan karena ke depan ia sudah menyiapkan banyak komposisi lain yang mengajak pendengar menikmati momen-momen sederhana dalam hidup. Ia menjanjikan atmosfer santai, romantis, dan penuh kehangatan dengan tagline ‘Your Favorite Silly Love Songs’ dalam lagu-lagunya.

Meski baru memulai karier sebagai solois, Owen Summer bukanlah nama baru di duni musik. Ia akrab dengan industri musik sejak tahun 2015. Owen sempat memutuskan untuk berhenti dari aktivitas bermusik karena tuntutan pekerjaan tahun 2020. Kini, single perdananya sudah bisa didengar di banyak platform dengar digital.