Tanggal Tujuh dan Mini Album yang Mengakar pada Kombinasi Genre

Tanggal Tujuh dan Mini Album yang Mengakar pada Kombinasi Genre

Semua track dibangun dengan pendekatan dan pivot berbeda, tapi mengakar pada kombinasi blues, folk, hardrock, serta post-grunge.

Semua track dibangun dengan pendekatan dan pivot berbeda, tapi mengakar pada kombinasi blues, folk, hardrock, serta post-grunge.

Tanggal Tujuh akhirnya merangkum proses belajar sembilan tahun lewat mini album berjudul “Sadarjati”. Ada enam lagu dan satu track instrumental dalam EP berdurasi 26 menit itu.

Proses pembuatan album memakan waktu sekitar empat tahun dan direkam di tiga studio yang berbeda. Mereka berusaha mengeluarkan potensi suara sumber suara tanpa banyak layer instrumen. Foals dan Incubus mungkin jadi referensi musik terbesar bagi Tanggal Tujuh dalam membuat lagu demi lagu dalam EP ini.

Tanggal Tujuh menghilangkan unsur kebisingan ekstrem dalam grunge tradisional. Di beberapa lagu mengatur aransemen lebih dinamis dengan pendekatan hardrock dan balada. Di beberapa lagu lain, seperti Jadilah dan Ritus punya kekuatan di sektor vokal, layering suaranya ditatah di atas fondasi pop yang manis.

Sound design drum, terutama di bagian snare dan overhead menjadi catatan tersendiri. Ledakan itu—yang mampu menembus distorsi gitar dan bass—baru ada di track lima sampai tujuh. Namun, namanya juga eksperimen, keputusan-keputusan yang lahir acapkali di luar ‘hukum’ tak tertulis.

So, selamat menikmati mini album ini.