Passengers: Album Penuh Blutapes untuk Gen X dan Y
Dok. Blutapes

Passengers: Album Penuh Blutapes untuk Gen X dan Y

Passengers yang dibuat selama tiga tahun ini sepertinya jauh lebih cocok didengar Gen X dan Y

Passengers yang dibuat selama tiga tahun ini sepertinya jauh lebih cocok didengar Gen X dan Y

Blutapes merilis album penuh berjudul Passenger 17 Juli 2026 lalu. Album debut mereka berisi 10 lagu. Delapan ditulis menggunakan lirik bahasa Inggris. Dua lagu berlirik bahasa Indonesia. Buat saya, lagu berlirik bahasa Indonesia jauh lebih mengesankan.

Album ini punya arah yang jelas: awal 90an, ketika banyak band dan kolektif yang menawarkan penyederhanaan dari musik rock yang populer di zaman itu, sehingga dikategorikan sebagai alternatif.

Dalam realita kekinian, musik Blutapes, terutama dalam album ini bisa dikategorikan ke banyak ruang. Dari pop rock, power pop, sampai britpop. Sebagian besar lagu mereka dalam album ini mengedepankan dinding gitar tebal dan harmoni vokal.

Chordnya tidak banyak akrobat. Irama dan ritmenya cenderung cocok dengan penekanan suku kata dalam bahasa Indonesia. Pun melodi atau tema musik yang dikedepankan. Mixing masteringnya bertenaga sehingga menolong peneterasi vokal ke aransemen. Vibes alternatif 90an dapat banget.

Temanya saya rasa soal kehidupan masa muda. Remaja. Tentang pertanyaan-pertanyaan yang datang begitu saja. Tentang perkawanan. Dan cinta. ‘Kau dan Jakartamu’ buat saya lagu terbaik di album penuh Blutapes.

Ia segera menemukan pendengarnya sendiri: Generasi X dan Y. Yang pernah merasakan kekacauan jatuh cinta dan patah hati ketika rasa percaya jauh lebih mahal dari data Telkomsel. Dinamika musik: keras lembutnya suara dan penekanan emosi membentuk nuansa lagu yang seperti mengonversi kekacauan-kekacauan perasaan itu.