Meryl: Kemuakan On Leave Terhadap Glorifikasi
Processed with VSCO with t1 preset

Meryl: Kemuakan On Leave Terhadap Glorifikasi

Pakai headphone atau pengeras suara personal untuk mendapatkan sensasi sesungguhnya.

Pakai headphone atau pengeras suara personal untuk mendapatkan sensasi sesungguhnya.

On Leave merilis mini album setelah tiga tahun terbentuk. Berjudul “Meryl” mini album yang dirilis beberapa pekan setelah memperkenalkan band dengan single Crawl itu berisi empat track yang mengakar pada garage rock dan punk.

Empat track dalam mini album sepanjang 12 menit 39 detik itu adalah Repetisi, Crawl, Mr. Stolid, dan Mundane Hunter. Keempatnya mengedepankan distorsi gitar dan bass berisik yang ditata lalu di-panning tanpa akrobat yang tak perlu. Repetisi, Crawl, dan Mr. Stolid misalnya. Lead gitar-nya dipaku mati di sebelah kiri.

Mundane Hunter punya part jamming asyik yang dipresentasikan dengan tata suara yang sama. Aransemen mereka mendapat pengaruh kuat dari The Hives dan The Chats, keras sekaligus mentah tetapi dibangun dengan kebiasaan pop di Indonesia yang cair.

Mengingat aransemen itu, rasanya lirik berbahasa Indonesia lebih cocok untuk musik seperti itu. Untuk urusan tema, tampaknya On Leave merasa muak pada glorifikasi di lingkar terdekat mereka. Barangkali pada abang-abangan yang jiwanya masih terperangkap di masa lalu, di masa jaya.